Selasa, 19 Oktober 2010

Jalan-Jalan Ke Luar Negeri

Makin aneh-aneh saja kegiatan mereka itu.
Memang sih mereka wakil rakyat yang mewakili suara-suara rakyat, tapi apakah kegiatan mereka itu adalah salah satu suara rakyat?

Beberapa komisi yang ada di dalamnya pergi ke negara lain untuk studi banding atau apa namanya. Berlangsung kontinuitas setiap pergantian pemimpin. Tapi hasilnya negara kita ini gini-gini aja.

Menurut pemimpinnya itu hak anggota. Hak anggota? Berarti setiap kegiatan mereka yang di namakan studi banding ke luar negeri itu adalah salah satu kegiatan hak menyalurkan hak mereka? Lalu di kemanakan hak masyarakat yang membutuhkan pendidikan dan segala macam untuk hidup mereka?

Benar menurut para ahli yang berbicara mengenai hal tersebut, kenapa tidak belajar dari buku-buku atau pengalaman yang terjadi di negeri ini saja?
Uangnya? Ya buat kemajuan Indonesia aja.

Mungkin menurut saya salah satu fasilitas wajib yang pasti didapat oleh anggota2 tersebut adalah : Jalan-Jalan Ke Luar Negeri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar