Selasa, 19 Oktober 2010

Masa Kalah?

Hari minggu yang lalu saya menyempatkan diri jalan pagi di jalan yang cukup terkenal di Bandung. Memang seperti biasanya setiap hari minggu diadakan program Car Free Day (CFD) atau bahasa Indonesianya Hari Bebas Kendaraan. Program ini seperti yang dilaksanakan di satu jalan protokol di Jakarta.

Banyak kegiatan disana,ada senam, lari pagi, bersepeda, jogging bersama hewan peliharaannya, sampai kumpul komunitas. Saya berjalan-jalan kecil dari batas jalan yang di tentukan, sampai batas jalan yang satunya. Tak lupa saya membawa kamera saya dan mengabadikan sesuatu yang menarik menurut saya.

Bicara tentang menarik, tidak selamanya yang menarik itu adalah keindahan atau sesuatu hal yang bagus. Sesuatu yang kurang bagus di mata saya pun saya abadikan.

Saya beristirahat sejenak menyantap bubur. Diperbatasan, dibatasi oleh 2 plang pembatas, yang di jaga petugas. Menunggu pesanan, saya mengambil gambar diam-diam seorang petugas yang berjaga. Beliau tampak menjaga perbatasan itu sambil melakukan panggilan dengan telepon genggamnya. Sedang kawan-kawan sesamanya duduk-duduk si suatu tempat yang berteduhkan atap tidak permanen.

Ketika ada seorang pengendara motor memasuki kawasan CFD tersebut, petugas tersebut menegurnya dan menanyakan hendak kemana. Setelah dijelaskan oleh pengendara tersebut, maka petugas membolehkan pengendara tersebut melintas dengan syarat mesin dimatikan, dan pengendara itu mematuhinya. Saya cukup senang melihat kejadian itu.

Berikutnya ada seorang petugas kebersihan yang membawa gerobak penuh dengan sampah melintas di depan saya yang sedang makan bubur. Dia menggeser satu pembatas jalan tersebut perlahan lalu melintaskan gerobaknya kemudian gerobaknya di parkirkan lagi dan dia mengembalikan posisi pembatas jalan tersebut seperti sebelum ia menggesernya. Kemudian petugas kebersihan itu berlalu.

Beberapa saat kemudian dari arah luar pembatas, ada sebuah mobil yang mendekat. Mobil hitam yang menurut saya cukup mewah dan besar berisikan 2 ibu-ibu berhenti di dekat pembatas jalan tersebut. Kemudian seorang turun dari mobil menghampiri kumpulan petugas jaga yang sedang duduk-duduk. Ibu itu menjelaskan maksudnya. Dan ternyata dia ingin melintasi jalan yang tidak boleh di lalui kendaraan. Dan petugas itu mengijinkannya....
Ibu itu menggeser pembatas, ibu satu lagi melintaskan mobilnya masuk ke dalam jalan CFD. Ibu yang diluar meletakan pembatas jalan lalu masuk ke mobil. Langsung saja masyarakat sekitar merasa bingung, heran dan kesal. Mungkin seperti apa yang saya rasa. Melihat kejadian itu saya langsung mengabadikan kejadian itu. Dan setelah mobil itu berlalu saya melihat pembatas jalan dengan posisi yang berantakan.

Melihat kejadian itu saya berpikir,
1. Kenapa petugas-petugas itu membiarkan suatu hal yang jelas salah dan melanggar peraturan?
2. Petugas kebersihan yang sangat bertanggung jawab terhadap apa yang di gesernya.
3. Pengendara mobil yang sangat sangat tidak mengerti peraturan dan tidak bertanggung jawab terhadap apa yang di gesernya

Dan menurut saya kelakuan bermobil bagus Masa Kalah dengan pembawa gerobak sampah.

Mobil ketika melintasi pembatas

Mobil memasuki jalan CFD dan dilihat oleh masyarakat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar