Rasanya seperti merindukan sebuah pelukkan hangat untuk melepas beban-beban yang ada dikepala ini.
Pelukkan yang dapat merubah ekspresi amarah ini menjadi sebuah senyuman, walaupun susah untuk melengkungkan bibir ini menjadi senyum.
Pelukkan yang bisa meringankan tekanan batin ini.
Tapi...rasanya tidak mungkin mendapatkan pelukkan seperti itu saat ini.
Terus lah bermimpi mendapatkan sebuah pelukkan,dhit. Terus lah berusaha menahan semua beban-beban yang kau hadapi, dhit. Hingga nanti kau akan merasakan sendiri akibatnya. Hancur perlahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar