Kamis, 05 Januari 2012

Anonim

Di tepi jalan yang cukup dengan hiruk pikuknya
Gerobak kecil hijau bercahayakan lampu minyak kecil
Yang bertarung dengan kemodernan saat ini
Namun bertahan dengan ciri khas

Terduduk beberapa orang tanpa kursi
Beralaskan kain alas duduk
Laki perempuan menyatu tanpa perbedaan
Bersenda gurau, bercanda ria

Segelas kopi hangat menghangatkan tubuh
Beberapa tusuk sate
Dan sebatang rokok ditangan
Berhasil mengusir dinginnya malam sehabis hujan

Wajah yang menarik
Namun sulit untuk diterima prinsip
Karena apa yang ada terjepit antara jari tengah dan telunjuk
Dan juga hembusan nafas berasap

Mencoba menghargai apa yang telah terjadi
Seolah memakai topeng agak dapat berinteraksi
Pertarungan antara prinsip dengan realita
Logika berbicara

Sampai akhirnya, diri ini memutuskan untuk keluar dari zona itu
Berkelit secara halus tanpa menyakiti
Dan akhirnya
Berakhir...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar