Hari ini gue dapet SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) pertama gue. Sedikit mau ceritain ah gimana prosesnya.
Pertama yang gue lakukan adalah datang ke sekretaris RT di rumah gue untuk minta surat pengantar pembuatan SKCK. Bawa KTP asli lo, nanti diliat sama sekretaris RT dan diisi form nya. Kalo udah di tanda tangan dan di cap RT sama sekretaris dengan atas nama ketua RT nya, lo gak perlu ke ketua RT nya.
Kedua dateng ke sekretaris RW buat dapet nomor surat dan selanjutnya dateng ke ketua RW setempat untuk dapet tanda tangan si ketua RW tersebut dan di cap. Kalo udah lengkap, berarti lo udah punya satu surat pengantar RT dan RW untuk pembuatan SKCK.
Ketiga dateng ke kantor kelurahan. Jangan lupa bawa surat pengantar RT dan RW, KTP asli, dan kalo bisa bawa KK (Kartu Keluarga). Tapi kalo gak bawa KK juga gak apa sih. Prosesnya, dateng ke kantor kelurahan, nyerahin surat pengantar RT dan RW beserta KTP asli, kemudian SKCK itu untuk apa. Tunggu sekitar 20 menit kemudian di panggil lagi buat dapet surat pengantar dari kelurahan. Mulai dari sini ada "biaya" nya.
Keempat dateng ke kantor kecamatan. Bawa surat pengantar RT dan RW juga surat pengantar dari kelurahan. Kasih berkas-berkas itu ke bagian trantib. Tunggu sebentar, kemudian surat pengantar dari kelurahan itu bakal ada tanda tangan dan cap dari kecamatan. Fotokopi satu kali, yang asli kita pegang copyannya di pegang sama kecamatan. Ada "biaya" nya juga.
Kelima dateng ke kantor polsek atau polres setempat. Berkas yang perlu di bawa adalah surat pengantar dari RT dan RW, surat pengantar dari kecamatan, fotokopi KTP yang berlaku 2 lembar, foto berwarna pakaian resmi ukuran 4x6 sebanyak 3 lembar, ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar, ukuran 2x3 sebanyak 1 lembar, Kartu Keluarga. Di polsek/polres ini yang prosesnya agak panjang.
Begitu dateng ke loket pembuatan SKCK, semua berkas diserahkan kemudian diminta "biaya" dan kita dikasih 2 lembar formulir. Setelah diisi kedua form itu, pengambilan sidik jari. Di tempat pengambilan sidik jari ini juga ada "biaya" nya. Nanti setelah ambil sidik jari, dapet kartu sidik jari dari kepolisian. Kartu sidik jari ini jangan sampe ilang, banyak manfaatnya (katanya).
Selanjutnya serahin 2 form plus kartu sidik jari itu ke loket pertama. Tunggu sebentar, kemudian jadi deh SKCK nya. Kita disuruh foto kopi untuk legalisir. Legalisir nya pun kena "biaya". Setelah dapet semuanya, selesai proses pembuatan SKCK.
Begitulah prosesnya. Gue gak bisa sebutin berapa nominal "biaya" dari masing masing tahap itu, mungkin berbeda-beda setiap daerah. Entah "biaya" itu resmi atau lainnya, yang penting bisa lancar prosesnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar