Aku terlelap kala bintang berdansa dan bulan ber seriosa
Aku terjaga kala mentari menyapa dan embun bergelora
Langkahku tergerak perlahan hingga menemukannya
Berjalan hingga logika tak bekerja dan gelap mata
Nafas dan detak jantungku terasa begitu nyata
Jemari menggenggam harapan, sirnakan masa kelam
Sampailah suatu ketika aku tersadar
Bahwa aku masih didalam mimpi dan ini bukan nyata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar