Sabtu, 04 Agustus 2012

Lots of surprise, lots of happiness

30 Juli 2012
Ulang tahun saya yang ke 22. Ulang tahun pertama saya dimana saya tidak berada dirumah, bersama orang tua dan kedua adik saya. Karena setiap tahun yang sudah saya lewati, biasanya saya selalu ingin melewatinya hanya dirumah saja. Tetapi tahun ini sangat berbeda, saya di kosan, di Bandung, sendirian. Tetapi banyak yang mengucapkan selamat ulang tahun kepada saya melalui twitter (sudah saya posting screenshot di posting sebelumnya) dan blackberry messenger. Senang sekaligus sedih terharu. Terharu karena saya menerima ucapan selamat ulang tahun dari Mama lewat telepon ketika Mama membangunkan saya sahur, dan lagi saya mendengarnya dengan kurang jelas karena baru saja sadar diri dari tidur. Sedangkan Papa hanya mengucapkan lewat blackberry messenger dan mengirimi gambar kue ulang tahun. Dan hari itu pun berlalu seperti hari-hari biasa saja. Terlebih saya harus bertemu dengan dosen pembimbing saya di kampus satu lagi nun jauh disana. Dan hari pun berlalu dengan mengawali hidup saya selama 22 tahun. 

31 Juli 2012
Sebenarnya tidak ada yang spesial hari itu, karena rencana saya hanya ingin mengerjakan revisi di kos teman saya, Kathi. Setelah solat dzuhur saya ke kos dia. Disana saya bertemu dengan Galuh juga yang ada di kamar Kathi. Mereka berdua mengucapkan selamat ulang tahun secara langsung kepada saya. Menjelang sore, Galuh pergi. Dia bilang ingin mengambil kado. Saya hanya berpikir itu adalah untuk Reza yang ulang tahun esoknya, tanggal 1 Agustus. Kemudian saya kembali melanjutkan revisi.

Sampai malam dikosan Kathi, ternyata saya di SMS oleh Aan yang memberi tahu kalau Reza ingin nembak Galuh malam itu, tetapi dia butuh momennya. Setelah beberapa lama dan beberapa hal yang di skenario kan, akhirnya terbentuklah skenario biasa, yaitu marah. 

Reza berpura-pura marah sama Galuh karena Galuh memberitahu saya bahwa Reza akan mentraktir anak-anak Narrow (semacam geng tapi bukan geng hanya nama sekumpulan teman bermain bersama), tanpa izin dulu dengan Reza. Saya dan Kathi pun ikut mengalir dalam skenario.
Sekitar pukul 23.00 akhirnya mereka resmi pacaran. Saya, Aan, Kathi, Pitut dan Ditho yang membantu misi itu memberi selamat atas bersatunya mereka.

Selanjutnya kami pergi ke KFC untuk merayakan hari jadian mereka. Istilah anak muda, PJ, Pajak Jadian. Sampai larut malam melewati tanggal 31 Juli menuju 1 Agustus, kami bersenda gurau di lantai 2 KFC. Galuh sudah mempersiapkan kejutan untuk ulang tahun pacar barunya, Reza. Sebuah kue blackforest dengan pinggiran cokelat Kit-Kat batangan dan diatasnya berhiaskan Kit-Kat Bite dan tulisan HBD Reza 22nd, juga sebuah kado besar yang telah menanti.

1 Agustus 2012
Ulang tahun Reza Putra yang ke 22. Galuh turun ke  bawah (lantai 1), mengambil kue dan kado bersama Kathi. Reza terkejut mendapatkan kejutan itu. Dia tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih kepada Galuh atas kejutannya. Kami pun mengucapkan selamat ulang tahun beserta doa-doa yang di ucapkan.

Sekitar jam 1, Reza mendapatkan surprise lagi dari teman kontrakannya. Dia 'diceplokin' telor dan terigu sama teman-temannya. Kotor. Tapi seru. Dulu saya juga pernah mendapatkan hal seperti itu. Mandinya yang susah. Lengket.
Sampai jam 2, kami pulang ke kosan masing-masing.
Saya gak tidur sampai jam 5, karena harus sahur dan ngerjain revisi.

Jam 11 saya harus ke kampus Dakol. Jauh, panas, ngantuk. Dan akhirnya bimbingan selesai jam 1. Saya langsung pulang kekosan dan harus bersiap lagi untuk pergi bersama anak-anak Narrow. 

Jam 3 saya kekosan Galuh untuk kumpul dulu. Galuh dan Kathi sudah siap, tetapi ternyata Reza tidur. Galuh hampir kesal. Akhirnya kami putuskan saya dan Kathi jalan duluan ke Papyrus (tempat foto studio), karena Iqw dan Pitut sudah menunggu disana. 

Sesampainya di Papyrus, saya solat kemudian foto-foto pakai iPod Galuh. Waktu pun terus berjalan hingga jam setengah 5. Yang sudah datang di Papyrus itu: saya, Kathi, Iqw, Pitut, Rio, Memet, dan Deya. Tinggal menunggu Galuh, Reza, Aan dan Mpik. Mereka lama banget, padahal setelah itu buka bersama di Karnivor dan harus sampai disana jam 5. Saya mulai tak sabar, saya telpon Mpik sudah dimana dan untungnya dia bilang sudah dekat.

Tak lama, mereka datang. Mpik membawa bingkisan kantong plastik besar berwarna merah jambu/ungu dengan isi barang berbalut kertas kado bermotif batik. Diberikan bingkisan itu kepada saya sambil anak-anak yang lain bernyanyi lagu selamat ulang tahun. Waw! I get a birthday gift!
Terharu banget disitu. Hampir jadi cengeng, hampir mau nangis dan hampir batal puasa. 

Mereka suruh saya buka kadonya. Dan isinya adalah sebuah TAS! Tas berwarna hitam bermerk exsport dengan fitur utama tas laptop. Begitu dibuka dalemnya berwarna orange terang. Saya semakin berkaca-kaca. Tidak pernah membayangkan kalau saya akan diberi tas. Tas yang kadang saya ingin membelinya tetapi kalau dipikir-pikir uangnya lebih baik untuk makan karena harganya yang lumayan bikin mikir dua kali untuk membelinya sendiri. Mereka "mengancam" saya untuk memakai tas ini dan jangan memakai tas yang lama. Mereka membelikan saya tas karena melihat tas kuliah saya yang sudah bolong bertambalkan potongan celana jeans kreasi saya sendiri. Saya sangat berterimakasih kepada mereka satu persatu.

Tak lama kemudian kami masuk ke studio foto untuk berfoto-foto ria.

Jam 5.10 kami selesai dan selanjutnya bergegas ke Karnivor. Di jalan saya kebingungan karena Deya dan Pitut menghilang tidak tau kemana. Kemudian saya tanya ke Iqw mereka kemana, Iqw menjawab mereka mau ketemu tante nya Deya dulu. Dan saya percaya. Setelah itu kami duduk di meja yang telah disediakan di dekat pintu masuk restoran.

Sekitar 10 menit setelah berbuka puasa, saya konsen messengeran dengan Nela, tidak memperhatikan sekitar bahwa anak-anak cewe yang lain keluar. Kemudian mereka masuk dengan membawa kue ulang tahun berhiaskan lilin dan tulisan "Selamat Ulang Tahun Jiby - Adhit". Waw! Thats our birthday cake! Especially, my birthday cake too! Gilaaa. Banyak banget surprisenya. Saya memutuskan untuk tiup lilin dan potong kue bareng Reza karena di kue nya tertulis nama kami berdua. 
Potongan pertama saya berikan ke Deya, karena kata Pitut itu kue Deya yang beli. Dan saya berikan potongan pertama untuk Deya karena Deya memberikan kue itu untuk ultah saya dan saya memberikan potongan pertama sebagai ucapan terima kasih karena sudah membeli kue itu dan ucapan selamat karena Deya sudah sidang duluan.

Hari itu memang tiada habisnya saya bahagia bersama teman-teman saya yang kami menyebutnya Narrow.

Dan sekarang saya sudah berumur 22 tahun. Selamat ulang tahun untuk saya. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar